Tulisan pertama nih di Blog! whhaaaaaa...
Tulisan pertama kali ini, akan menceritakan tentang family trip kami ke Perth di bulan February 2018! Let’s check it out.
Australia merupakan negara lain yang pertama aku kunjungi dan Perth adalah kota ke lima yang dikunjungi. How I love Oz!
Tahun 2018, rencana mau traveling bareng keluarga ke dua negara di ASEAN. Tapi, setelah dihitung-hitung kok beda-beda tipis aja ya biayanya dibandingkan kalau ke Perth dari Lombok. Akhirnya, kami sekeluarga memutuskan liburan selama 6 hari ke ibu kota Western Australia yaitu Perth!
Salah satu alasan kami berani memutuskan liburan jauh ini juga karena merasa kalau ke Australia, InsyaAllah lah udah hafal disana bagaimana, soalnya traveling kali ini bawa anak usia 3 tahun. Jadi, anggap aja kota-kota di Australia rata-rata sama dalam hal transportasi, makanan dan lain-lainya, padahal ini pertama kali nya ke Perth, hihiiihiii...
Setelah browsing berbagai macam info terkait perjalan ke Perth, akhirnya langkah pertama yang kami lakukan adalah:
- Penentuan tanggal keberangkatan. Kami memilih tanggal perjalanan pada pertengah February 2018. Alasan nya, karena kegiatan di kantor belum terlalu padat di awal-awal tahun, jadi kemungkinan cuti disetujui kyanya cukup besar. Dan ternyata harga tiket pesawat Lombok - Perth gak terlalu tinggi di tanggal-tanggal itu. Kemungkinan ini karena di bulan Desember - Februari di Perth cuaca pas lagi panas-panas nya.
Rute penerbangan kami dari Lombok transit Denpasar kemudian direct ke Perth dan sejak Maret 2019 rute penerbangan Lombok - Perth dibuka oleh maskapai Air Asia. Waahh, gak sabar coba rute ini, semoga COVID segera terkendali.
- Pembuatan Visa. Ini bukan kali pertama bagi saya dan suami traveling ke Australia, tapi ini pengurusan visa pertama untuk anak saya. Pengurusan visa Australia sekarang sangat mudah, tidak perlu buat janji untuk wawancara, isi form dan semua dokumen yang dipersyaratkan cukup diupload di web apply visa Australia ini. Kurang dari seminggu sejak persyaratan lengkap dan membayar biayanya, visa langsung dikirimkan melalui email.
Hal yang paling membuat happy di pengurusan visa kali ini adalah... kami mendapatkan multiple entry selama 3 tahun! Yeay! Padahal di form nya saya hanya isikan permohonan untuk single entry, karena malas isi extra jawaban kalau pilih multiple entry. Hahaahaa...
- Penginapan. Ini pertama kali nya kami reservasi penginapan di airbnb, pertimbangan pilih airbnb dibandingkan dengan hotel ya karena lebih murah 😝 dan memang nyari penginapan yang ada dapur dan laundry fasilitas nya, jadi bisa masak dan nyuci-nyuci sendiri kan.
Selama di Perth, airbnb yang kami pilih yaitu Forest Ville Apartments. Di apartment ini setiap unit terdiri dari bed room, kitchen yang lengkap banget peralatannya sampe rice cooker aja ada, bathroom dan semacam functional room yang cukup luas, lengkap nya bisa intip-intip disini penginapan di Perth. Dan untuk yang mau coba first experience reservasi di airbnb bisa loh dapat additional discount dari link ini diskon airbnb.
- Itinerary. Ntah kenapa saya suka sekali menyusun itinerary perjalanan, sampe rinci, serinci-rincinya, lengkap dari tempat yang akan dikunjungi, transportasi yang digunakan, durasi selama ditempat tujuan sampai biaya yang dikeluarkan. Dan detail itinerary bisa diintip on the next blog *fingercrossed
Menurut saya, Perth ini kota yang lebih santai suasana maupun penduduknya, jika dibandingkan dengan Melbourne apalagi Sydney yang selalu sibuk setiap harinya. Dan semoga sedikit cerita tentang persiapan liburan ke Perth ini bisa bermanfaat untuk kalian yang juga sedang mempersiapkan kunjungan nya ke Western Australia! See yaa..


Pengen jalan2 lg. Semoga wabah Covid-19 segera berlalu. Amin
ReplyDelete